gallery/agus

Agus Riyanto (INDONESIA)

Agus Riyanto was born August 23, 1967 in Batu City.in 2007, he revived the extinct traditional bull-trance (Bantengan) art in Batu, East Java. He is thefounding director of Bantengan Trance Carnival, Agung Joyo Nuswantoro, who collaborated with the Art Island Festival from 2008 to 2017. He has won awards for bullshit and bull whips in the city of Batu since 1985. Agus Riyanto is a skilled artist and painter. Agus is highly respected in East Java because of his deep understanding and working shows that have recently incorporated him into contemporary experimentation with great success. Agus Riyanto worked with Agung Gunawan and Tony Yap in Melaka and Melbourne along with "8 Men" and also from various backgrounds around the world.

 

 

Agus Riyanto lahir 23 Agustus 1967 di Kota Batu. pada 2007, ia menghidupkan kembali seni tradisional banteng kesurupan (Bantengan) yang sudah punah di Batu, Jawa Timur. Dia adalah direktur pendiri Karnaval Bantengan Kesurupan, Agung Joyo Nuswantoro, yang berkolaborasi dengan Art Island Festival dari tahun 2008 hingga 2017. Dia telah memenangkan penghargaan untuk cambuk omong kosong dan cambuk banteng di kota Batu sejak
1985. Agus Riyanto adalah seniman dan pelukis yang terampil. Agus sangat dihormati di Jawa Timur karena pemahamannya yang mendalam dan pameran kerjanya yang baru-baru ini telah memasukkannya ke dalam eksperimen kontemporer dengan sukses besar. Agus Riyanto bekerja dengan Agung Gunawan dan Tony Yap di Melaka dan Melbourne bersama dengan "8 Pria" dan juga dari berbagai latar belakang di seluruh dunia.